Powered by Blogger.

Book Review : My Novel "Unrestrained Desire"

by - 3:37 AM


It's written in Japan
For any of you who can't read Indonesian,
please kindly use the flag signs for translating 
based on your own language
Thank you :-)


*********************************************************
*********************************************************


Judul Buku       : Unrestrained Desire
Penulis            : Juliana Wina Rome
Diterbitkan       : www.nulisbuku.com
Tahun              : 2010
Genre              : Romantis, Fiksi
Bahasa            : Bahasa Inggris
Jenis               : Novel
Halaman          : x + 196


‘‘。。We're dying if our life never touched by love...Simple, but it's hard to find the real love in this wild world。。``

Cinta selalu dipercaya mempunyai kekuatan dan cara tersendiri untuk menemukan perhentian terakhirnya, menjadi tema sentral dalam Novel Unrestrained Desire, karya penulis muda berbakat yang sedang meretas jalan, Juliana Wina Rome.
Wina panggilan akrab Sang Penulis, menyajikan tema sederhana menjadi jalinan cerita yang menarik karena mampu mengembangkan menjadi kisah cinta antar ras di masa muda yang diwarnai dengan problematika khas anak muda. Novel yang bertutur tentang cinta 3 manusia berbeda ras, budaya dan usia, mengambil setting di Boston, Amerika Serikat, dituturkan dari sudut pandang penulis, dengan menggunakan Bahasa Inggris yang mengalir ringan dan sederhana. Kecerdikan penulis saat menggunakan diksi bahasa asing yang sederhana, seakan membidik remaja kita untuk melirik karya tersebut, dan mengajak kita untuk kembali mengingat masa – masa kuliah kita yang penuh hasrat juga kekonyolan.

Adalah Jewel Reed, tokoh utama dalam Novel Unrestrained Desire, seorang peranakan Australia – Afrika tanpa sadar terlibat relasi penuh emosi dengan seorang mafia Italia bernama Tony Balbo dan sekaligus menjalin percintaan romantis dengan seorang laki – laki keturunan Cina bernama Ivan Chan. Jewel Reed dengan rupa eksotisnya telah memukau dua laki – laki yang berbeda asal usul dan usia, persaingan dan kecemburuan antar tokoh ternyata berujung tragedi pada salah satunya.

Di awal cerita, penulis menggambarkan dunia anak kuliah di Boston dengan jenaka dan seakan mengajak pembaca betapa masa muda sebaiknya diisi dengan hal – hal positif. Sosok eksotis Jewel Reed yang cuek terhadap kehidupan kampus ternyata memiliki cukup banyak teman setia, dimana anak muda biasanya mengelompok dan punya kegiatan sendiri. Semakin indah saat Jewel Reed terlibat percintaan dengan sosok romantis dalam diri Ivan Chan, yang penuh perhatian dan selalu ada di sisinya setiap saat. Sekaligus terlibat hubungan emosional dengan laki – laki Italia yang selalu bertemu dengannya setiap hari. Kehadiran Tony Balbo yang hangat, setampan Del Pierro dan sangat sopan, membawa Jewel Reed pada pertentangan dengan orang tua dan melakukan pemberontakan terhadap sikap keluarganya.

Novel ini mengingatkan saya pada Chicken Soup for Teen dan novel – novel teenlit lainnya, lebih cocok untuk remaja dewasa. Gaya bahasa yang gaul dan realistik, sedikit menjebak penulis pada alur cerita monoton dan lambat, akan lebih baik kalau pembaca dibiarkan menebak kelanjutan cerita daripada terus menerus disuguhkan cerita yang rapi dan antiklimaks yang terlambat. Dan membiarkan kejutan terjadi di tengah cerita bukan hamper akhir cerita.

Terlepas dari alur cerita yang lambat di awal, penulis muda yang tinggal di kota bakso, Malang ini telah berhasil menjaga konsistensi bertutur dalam Bahasa Inggris dan berhasil mengajak saya tersenyum sampai akhir. Mampu menuntaskan tema sederhana menjadi cerita yang tidak biasa disajikan oleh penulis muda lainnya. Wina berhasil menunjukkan identitasnya sebagai penulis muda yang berani mengambil risiko. Saya percaya Jewel Reed adalah penjelmaan dari Sang Penulis sendiri, yang mengajak pembaca untuk berpijak pada hal yang positif, setia pada komitmen dan menjadi diri sendiri meski lingkungan akan mencap kita sebagai pemberontak. Karakter yang mungkin sudah mulai pudar pada kaum muda kita.

Kalau saya boleh mengubah sedikit karya ini, saya hanya akan mengubah tampilan font agar lebih diperkecil dan sedikit mengurangi dialog yang realistik serta memberi porsi lebih pada kisah cinta Jewel Reed dan Tony Balbo, yang jauh lebih menggairahkan daripada Ivan Chan.

Bagaimanapun karya ini layak diapresiasi dengan dimiliki, tidak sekedar dilirik… :p Ganbatte Kudasai, Winasan


2011 Ichikawa, Jepang
Safirta Sakai


Romance, Fiction
Language : English
The Price : Rp 45.000,-

You May Also Like

2 komentar

  1. Love the way this novel is described from a reader's point of view :)

    ReplyDelete
  2. @Kinner : thank u so much,Ta. I will display your book review of Suanggi in my blog too.

    ReplyDelete

Share your comments for me then I will be happy